Pengurus Pusat TABAS yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Johan Amin menghadap Sultan Banjar. Pertemuan ini selain silaturahmi rutin kepada Sultan Banjar, juga melaporkan beberapa agenda yang akan dihadiri oleh anggota TABAS.
Johan Amin dalam kata pengantar kepada Sultan Khairul Saleh, mewakili Ketua Umum Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) menyampaikan undangan Halalbihalal PPSI Pusat yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 April 2026, di Karawang Jawa Barat.
Selain agenda PPSI, Johan Amin juga melaporkan kesiapan penyelenggaraan Festival Kuntau se-Kalimantan dan Festival Bahantup Kuntau se-Kalimantan. Event tersebut direncanakan pada tanggal 23 Juli 2026. Pada kesempatan ini, panitia penyelenggara memohon kepada Sultan Banjar untuk membuka kegiatan tersebut.

Johan Amin juga menyampaikan niat dan permohonan PPSI kepada Sultan Khairul Saleh agar berkenan menjadi Pembina Behantup Kuntau Nasional. PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia) berbeda dengan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) yang berfokus pada prestasi olahraga, sedangkan PPSI dalam perannya lebih mengedepankan pelestarian aspek seni, budaya, serta hubungan antar perguruan silat tradisional.
Sultan Banjar Sultan Khairul Saleh yang didampingi oleh Pangeran Rakhmad Samudera menyambut baik undangan PPSI dan kegiatan Festival Kuntau se-Kalimantan tersebut. Sultan Khairul Saleh berpesan agar pelestarian Kuntau sebagai warisan ilmu silat tradisional selalu dijaga dan dikembangkan. Begitu pula dengan sosialisasi silat tradisional agar disebarkan melalui media sosial sehingga kegiatan ini bisa menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
