Dialog Budaya Panji di Tanah Banjar

Dialog Budaya Panji di Tanah Banjar

Bertempat di Aula Selidah Marabahan Barito Kuala, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporbudpar) bersama Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin menggelar Dialog Jejak Budaya Panji dengan mengusung tema “Jejak Panji di Tanah Banjar” serta subtema “Budaya Panji Sei Getas Hari Ini dan Masa Depannya”

Kegiatan dialog budaya ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Kuala, H. Herman Susilo, yang hadir memberikan sambutan sekaligus memberi apresiasi atas terselenggaranya sinergi kebudayaan antara akademisi, pemerintah daerah, dan kementerian pusat. Pada kesempatan ini juga hadir Kesultanan Banjar yang diwakili oleh Stafsus Sultan Banjar Ersa Fahriyanur, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Barito Kuala Muhammad Asrani atau yang dikenal dengan sebutan Bajau Malela, Ketua DKD Kota Banjarmasin Hajriansyah, perwakilan pengusus SPSI (Serikat Pemersatu Seniman Indonesia) Korwil Kalsel, Peneliti Budaya Panji Henri Nurcahyo, para seniman dan sastrawan Barito Kuala, siswa dan siswi SMA 1 Marabahan serta SMA 1 Tabukan.

Ketua panitia pelaksana Dr. Setia Budhi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta. Beliau juga menjelaskan kegiatan hari ini merupakan rangkaian kedua setelah dilaksanakannya sosialisasi. Melalui dialog ini mempertemukan para pemangku kepentingan dan narasumber untuk merumuskan langkah strategis pengembangan Budaya Panji di Kalimantan Selatan, khususnya di Barito Kuala.

Lebih lanjut, Dr. Setia Budhi yang bergelar Datu Cendikia Kesultanan Banjar memaparkan bahwa puncak rangkaian Fasilitasi Kementerian Kebudayaan ini direncanakan berlangsung pada bulan September mendatang dengan mempertemukan tiga titik pusat Kebudayaan Panji di Kalimantan Selatan, yaitu Panji Barikin, Panji Banyiur, dan Panji Bakumpai. Puncak kegiatan bertempat di Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala selaku tuan rumah.

Acara dialog kemudian diisi dengan paparan oleh narasumber secara berturut-turut yaitu, Kepala Disporbudpar Batola Dr. Sirpan mengenai program pembinaan budaya di Batola, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalsel Manggar Sari Ayuati mengenai Dana Indonesiana, Praktisi Seniman Panji Barikin Lupi Anderiani, serta peneliti budaya Panji Putri Yunita Permata yang menyampaikan mengenai asal usul budaya Panji di Bakumpai khususnya Sungai Getas.

Kesultanan Banjar menyampaikan apresiasi kepada Panitia Pelaksana dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala yang telah berhasil mengadakan acara ini terutama secara khusus mengundang siswa-siswa tingkat SMA karena di masa depan harapan untuk melestarikan budaya Panji akan berada di tangan mereka.