Di tengah perkembangan Kota Banjarmasin pada masa kolonial, muncul sebuah kawasan permukiman yang tidak hanya menjadi tempat tinggal masyarakat Tionghoa, tetapi juga berkembang menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi kota: Kampung Cina.
Bagaimana kawasan ini terbentuk? Mengapa permukiman tersebut tumbuh di kawasan yang berdekatan dengan pusat pemerintahan kolonial? Dan sejauh mana keberadaannya ikut membentuk wajah Kota Banjarmasin?
